Ku ingat sejak tanggal itu, cinta menjemputku di bandara Polonia bersama temannya, perasaan senang yang aku miliki , saat pertama ku lihat cinta sungguh sangat bahagia yang aku rasa tapi bercampur dengan rasa sedih, karna saat itu, abangku juga datang menjemputku di bandara dia tidak mengisinkan aku tinggal di rumah teman si cinta. aku hanya sempat singgah ke rumah teman si cinta tidak cukup 1 jam, aku pun pergi di bawa abang ke tempat kawannya di Tebing, sedih rasanya pisah dengan cinta dalam waktu 12 jam. Dalam perjalanan menuju Tebing air mataku pun jatuh, dalam hatiku berkata kenapa bisa seperti ini, ini bukan hal yang aku inginkan sebelum aku berangkat meninggalkan rumahku, kenapa harus berbelok arah seperti ini skenario yang aku tuliskan. Aku amat sangat merindukan cinta lama sudah aku tak pernah bertemu cinta, sejak awal kita jadian, kita tak pernah bertemu, baru saat itu aku dan cinta saling melihat satu sama lain. Setalah tinggal di Tebing selama 12 jam, ibu cinta pun datang menjemputku dan meminta agar abang mengisinkan aku tinggal sebentar di rumah cinta, akhirnya aku di izinkan walaupun hanya 3 hari dan kami pun akhirnya berangkat ke Batu Bara, Setiba di rumah cinta, cinta belum balik dari Medan tepat jam sebelum jam 6 sore abang kembali ke Tebing dan pukul 6 tepat cinta pun tiba di rumah. Senangnya rasanya bisa bertemu cinta meskipun hanya 1 hari 1 malam, tapi saat-saat itulah yang sangat bahagia. hari itu kami habiskan untuk makan, jalan ke pantai sejarah, pantai bunga, pelabuhan, pokoknya serba laut lah kebanyakan. Tadinya aku pikir aku akan tinggal 3 hari di rumah itu, ternyata tiba2 abangpun datang menjemputku pulang. Sakit rasanya, yang tadinya aku di janji 3 hari ternyata tiba-tiba 1 malam saja. Ingin nangis saat itu, aku ga tega ninggalin rumah cinta, kemudian aku pun berpamitan dengan mama, bapak, kakak dan juga cintaku. Sepanjang jalan aku pulang dengan abang, aku menangis di kereta=motor, hujan pun mengguyur aku dan abang, tapi abang pun tetap saja jalan. Menangis dan menangis hanya itu yang bisa aku lakukan. Tibalah keesokan hari, aku pun kembali ke makassar, dengan di antar cinta ke bandara. sepanjang jalan menuju bandara, kami saling menatap dan saling bertanya dan berjanji, "kamu akan datang kembalikan sayang?" kata cinta, "iya yank, aku pasti kembali, ini hanya sebentar ko'" tegasku. "janji ya sayank, akan kembali, jangan tinggalin aku lama-lama di sini". Setelah percakapan itu, kami pun saling meneteskan air mata, genggaman tangan itu tidak pernah lepas sepanjang perjalanan menuju bandara. Dalam hati ku bertanya "kapan lagi aku bisa melihat jelas cintaku ini?, aku janji cinta akan kembali untukmu, perpisahan ini bukanlah akhir dari pertemuan kita". Setibanya di bandara, tepat jam 5 pun kami pisah, sulit rasanya jauh lagi untuk kedua kalinya dengan cinta, tapi apa mau di kata mungkin itulah jalan kami berdua. Sejak saat itu aku berjanji aku pasti akan kembali, satu saat akan ku katakan lagi lewat sms untuk mu cinta Jemput Aku Besok Di Bandara Polonia.






slamat berjuang cinta...